Mulai dari rantai pemulihan
Akun kripto sering bergantung pada email, nomor telepon dan aplikasi autentikasi. Periksa perangkat yang masuk, metode pemulihan dan pemberitahuan email lebih dahulu. Gunakan domain yang Anda simpan sendiri dan hindari tautan iklan atau pesan yang menyerupai dukungan.
Pisahkan lapisan akses
| Lapisan | Yang diperiksa | Jangan dibagikan |
|---|---|---|
| Sesi dan pemulihan | Kata sandi | |
| Aplikasi 2FA | Cara pindah atau pulih | Kode setup dan OTP |
| Nomor seluler | Kendali atas SIM terdaftar | OTP melalui telepon |
| Dompet mandiri | Sumber aplikasi dan rencana pemulihan | Seed phrase atau private key |
Mengganti SIM tidak otomatis memindahkan aplikasi autentikasi. Ikuti petunjuk penyedia dan jangan hapus perangkat lama sebelum tes selesai jika situasinya memungkinkan.
Kenali pola phishing
- Login diminta saat Anda tidak memulai tindakan.
- Nama domain berbeda satu huruf atau memakai subdomain menipu.
- Orang yang mengaku petugas meminta kendali layar atau OTP.
- Pemulihan dijanjikan setelah Anda mengirim dana atau seed phrase.
Kunci pada browser bukan bukti bahwa domain dimiliki perusahaan yang Anda maksud. Bandingkan alamat lengkap dan buka dukungan dari aplikasi yang telah diverifikasi.
Rencana sebelum ponsel hilang
- Uji akses email dari perangkat lain yang aman.
- Baca prosedur pemindahan autentikator.
- Pastikan kode pemulihan tersimpan terlindungi tanpa menyalinnya ke tiket.
- Catat hasil dan waktu lokal Indonesia, lalu tutup sesi lama.
Apakah 2FA cukup? Tidak; periksa juga domain, sesi dan transaksi yang akan ditandatangani. Bolehkah OTP diberikan ke petugas? Jangan gunakan kode masuk sebagai bahan verifikasi dalam percakapan.
